pada 1977, sebuah laporan yang sangat menarik mengenai makanan dan kesehatan dipublikasikan di Amerika-Laporan McGovern.
Laporan ini dipublikasikan karena ada masalah yang timbul di Amerika. Biaya dana Amerika memberikan tekanan yang besar terhadap perekonomian. Walaupun ada berbagai kemajuan dalam bidang kedokteran, jumlah orang yang jatuh sakit, terutama yang menderita kanker dan penyakit jantung, terus bertambah setiap tahun. Jelas terlihat, kecuali jika penyebab pnenyakit pada warga Amerikaitu dapat ditemukan dan sebuah kebijakan yang mantap disusun untuk menghentikan kecenderungan ini, secara financial keadaan akan menjadi tak terbendung. Berawal dari perasaan akan datangnya krisis seperti ini, dibentuk lah sebuah komite khusus dalam Senat, yang diketuai oleh Senator George S. McGovern.
Bersama para spesialis kedokteran dan nutrisi papan atas saat itu, anggota-anggota komite mengumpulkan data makanan dan kesehatan dari seluruh dunia dan menyelidiki penyebab meningkatnya berbagai penyakit. Hasil dan data yang didapat disusun dalam Laporen McGovern setebal 5.000 halaman.
Oleh karena laporan tersebut menyimpulkan bahwa banyak penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan makan yang salah, penerbitan laporan ini memaksa rakyat Amerika mengambil keputusan penting. Tidak ada jalan bagi rakyat Amerika untuk menjadi sehat kecuali jika kebiasaan makan mereka itu diubah.
Pada saat itu Amerika, makanan berprotein tinggi dan berlemak tinggi, misalnya lembaran daging bistik tebal atau daging hamburger berlemak tinggi untuk makan malam, cukup umum. Protein memang berharga karena protein adalah bahan dasar untk membangun tubuh. dengan alasan itu, menyantap makanan kaya protein hewani dianggap baik, tidak hanya bagi para atlet dan anak-anak dalam masa pertumbuhan, tetapi juga bagi yang berfisik lemah dan para manula. bahkan di Jepang, pemahaman ynag telah menfarah daging bahwa "daging adalah sumber stamina" dipengaruhi pula oleh kebiasaan makan Amerika.
kepercayaan umum yang menyebutkan jika anda tidak makan daging, maka otot-otot anda akan berkemban, terbukti tidak benar. sebagai bukti nya dapat dilihat dari alam. seseorang mungkin menyangka bahwa singa, yang merupakan hewan karnivora, memiliki otot yang luar biasa. Namun pada kenyataannya, hewan herbivora seperti kuda dan rusa memiliki otot yang jauh lebih berkembang daripada singa. buktinya singa tidak memiliki stamina untuk mengejar mangsa mereka dalam jangka waktu yang lama. mereka beraksi secara mendadak dan menggunakan kecepatan mereka untuk menangkap dan membunuh mangsa secepat mungkin. mereka melakukan hal ini kerena mereka sendiri tahu bahwa dalam hal ketahanan stamina, mereka tidak sebanding dngan oto-otot para herbivora yang lebih berkembang.
Menyantap daging mungkin memang mempercepat pertumbuhan, tetapi juga mempercepat proses penuaan.
Laporan ini dipublikasikan karena ada masalah yang timbul di Amerika. Biaya dana Amerika memberikan tekanan yang besar terhadap perekonomian. Walaupun ada berbagai kemajuan dalam bidang kedokteran, jumlah orang yang jatuh sakit, terutama yang menderita kanker dan penyakit jantung, terus bertambah setiap tahun. Jelas terlihat, kecuali jika penyebab pnenyakit pada warga Amerikaitu dapat ditemukan dan sebuah kebijakan yang mantap disusun untuk menghentikan kecenderungan ini, secara financial keadaan akan menjadi tak terbendung. Berawal dari perasaan akan datangnya krisis seperti ini, dibentuk lah sebuah komite khusus dalam Senat, yang diketuai oleh Senator George S. McGovern.
Bersama para spesialis kedokteran dan nutrisi papan atas saat itu, anggota-anggota komite mengumpulkan data makanan dan kesehatan dari seluruh dunia dan menyelidiki penyebab meningkatnya berbagai penyakit. Hasil dan data yang didapat disusun dalam Laporen McGovern setebal 5.000 halaman.
Oleh karena laporan tersebut menyimpulkan bahwa banyak penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan makan yang salah, penerbitan laporan ini memaksa rakyat Amerika mengambil keputusan penting. Tidak ada jalan bagi rakyat Amerika untuk menjadi sehat kecuali jika kebiasaan makan mereka itu diubah.
Pada saat itu Amerika, makanan berprotein tinggi dan berlemak tinggi, misalnya lembaran daging bistik tebal atau daging hamburger berlemak tinggi untuk makan malam, cukup umum. Protein memang berharga karena protein adalah bahan dasar untk membangun tubuh. dengan alasan itu, menyantap makanan kaya protein hewani dianggap baik, tidak hanya bagi para atlet dan anak-anak dalam masa pertumbuhan, tetapi juga bagi yang berfisik lemah dan para manula. bahkan di Jepang, pemahaman ynag telah menfarah daging bahwa "daging adalah sumber stamina" dipengaruhi pula oleh kebiasaan makan Amerika.
kepercayaan umum yang menyebutkan jika anda tidak makan daging, maka otot-otot anda akan berkemban, terbukti tidak benar. sebagai bukti nya dapat dilihat dari alam. seseorang mungkin menyangka bahwa singa, yang merupakan hewan karnivora, memiliki otot yang luar biasa. Namun pada kenyataannya, hewan herbivora seperti kuda dan rusa memiliki otot yang jauh lebih berkembang daripada singa. buktinya singa tidak memiliki stamina untuk mengejar mangsa mereka dalam jangka waktu yang lama. mereka beraksi secara mendadak dan menggunakan kecepatan mereka untuk menangkap dan membunuh mangsa secepat mungkin. mereka melakukan hal ini kerena mereka sendiri tahu bahwa dalam hal ketahanan stamina, mereka tidak sebanding dngan oto-otot para herbivora yang lebih berkembang.
Menyantap daging mungkin memang mempercepat pertumbuhan, tetapi juga mempercepat proses penuaan.
2 komentar:
jiahahaha,,....
singa ny jdul sech an...
lom mnum kratingdeng tu psti..
haha..
hahaha si kuda nya tuh..
minum soda susu.. ngesot aja udah kenceng..
Posting Komentar